Langsung ke konten utama

Tentang Kim Ssaem

Kim Ssaem 
      Nah lhoo dari pemiliknya saja sudah berbau Korea... Yakin tidak kepo ni sama Pusat Bahasa kami😉


    Well,  langsung saja kita bahas mengenai Kim Ssaem...
   Kim Saem dengan nama aslinya Kim Kap Mun merupakan satu-satunya guru yang berasal dari Seoul, Korea Selatan sekaligus pemilik Pusat Bahasa dan Budaya Korea SEOUL dan sekarang menetap di Yogyakarta. Beliau merupakan mahasiswa lulusan dari Universitas Gadjah Mada jurusan Bahasa Indonesia sehingga dalam mengajar bahasa Korea menggunakan bahasa Indonesia dengan baik. Selain itu, Kim Saem juga penguji ujian EPS TOPIK bagian wawancara sejak tahun 2011. Sehingga, gambaran seputar ujian EPS TOPIK tentu sangat hafal bagaimana dan seperti apa kisi-kisinya. 

     Di Indonesia sendiri kita mengetahui bermacam-macam pendidikan seperti pendidikan formal, non formal, dan informal diharapkan mampu membentuk generasi yang berintelektual, beradab dan mandiri. Begitu pula dengan adanya Pusat Bahasa dan Budaya Korea SEOUL, sebuah lembaga non formal yang didirikan untuk mencetak generasi yang mahir berbahasa Korea dan mewujudkan impian generasi yang berminat bekerja di negeri Gingseng dengan gaji yang sangat tinggi yang menjadi impian para anak muda bahkan juga kalangan orang yang sudah tua (usia maksimal 39 tahun lhoo ya 😄). Mereka silih berganti berdatangan untuk mendapatkan informasi ter update tentang alur mengikuti ujian EPS TOPIK sampai pemberangkatan ke Korea Selatan. Untuk anda yang ingin sukses EPS TOPIK, tidak salah berguru dengan guru Native kami.



Daftarkan langsung diri kalian ke Pusat Bahasa dan Budaya Korea SEOUL di Perumahan Alam Citra blok E6 Jl. Parangtritis Km. 7 Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogayakarta. 

SEOUL, Seoulnya Jogja, Happy Little Soul.
Masih banyak lagi yang akan kita bahas untuk kalian. Stay with us!! 😍 😉 
녕하세요

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGENAL BNI CABANG SEOUL, BANK INDONESIA PERTAMA DI KOREA SELATAN

Selamat pagi, selamat berakhir pekan bersama keluarga dan sanak family. Berita yang menyenangkan untuk teman-teman TKI karena tidak banyak yang tahu jika Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki beberapa cabang di luar negeri, salah satunya Korea Selatan. Apalagi, BNI merupakan bank Indonesia satu-satunya yang membuka cabang di Seoul.   ( kumparan.com ) berkesempatan mengunjungi kantor BNI cabang Seoul di Wise Building, Namdaemun. Kantor yang terletak di lantai 8 ini cukup mudah ditemui. Papan tulisan 인도네시아 느가라 은행 (nama BNI dalam bahasa Korea) beserta dengan logo khasnya terpampang jelas.   General Manager BNI Seoul, Andi Aryadi, menerima kumparan dengan ramah. Ia pun bercerita panjang lebar bagaimana awalnya BNI cabang Seoul dapat dibuka, layanan yang mereka berikan kepada masyarakat Indonesia di Seoul, serta program-program yang khusus BNI berikan kepada para TKI di sana. Ada satu program menarik dari BNI cabang Seoul untuk para TKI di Korea Selatan, yaitu ...

ANTUSIASME WARGA KOREA SELATAN BELAJAR GAMELAN

Selamat sore teman-teman,.  Tahukah teman-teman tentang beragam alat gamelan. Iya.. sepatutnya kita bisa bangga dan ikut melestarikan kebudayaan kita sendiri sebab gamelan tidak hanya terkenal di masyarakat kita tetapi sudah mencakup masyarakat internasional. Wahhhhh wonderful!! Nah berbagai festival maupun acara-acara yang ada diluar negeri pun menampilkan kebudayaan kita tidak hanya alat musik gamelan tetapi lengkap dengan personel wayangnya. Sungguh luar biasa perjuangan mereka memperkenalkan gamelan pada masyarakat dunia.   Nah di Korea Selatan ini teman-teman kita yang berada disana diambil dari kumparan.com , mereka menyelenggarakan kelas untuk belajar gamelan bagi orang Korea dan beruntungnya mendapat respon yang positif. Kelas Gamelan bagi Warga Korea (Foto: M Aji Surya) Antusiasme warga Korea Selatan untuk belajar menabuh gamelan Jawa tak terbendung. Kelas yang disediakan bahkan sempat tidak muat.   Pembukaan kelas gamelan Jawa di halam...

PENGALAMAN TEMAN-TEMAN TKI DI KOREA SELATAN

Owraitt... Selamat menyore ya guys. Kali ini kita membahas yang lebih berbeda bukan makanannya ataupun budayanya tetapi menyuplik dari pengalaman teman-teman TKI di Korea Selatan, emmm sebut mereka pahlawan devisa. Tentunya kita ingin mengetahui banyak dari mereka, bagaimana keadaaan disana, bagaimana mereka memperlakukan tenaga kerja Indonesia. Kabar berita dari Viva bahwa banyak WNI yang bekerja di Korea Selatan enggan pulang. Banyak alasan yang membuat mereka enggan pulang, salah satu yang paling sering disampaikan adalah karena khawatir hidupnya tak akan senyaman di Korea. Apalagi saat ini dengan jumlah pelamar kerja dengan tujuan Korea mengalami peningkatan. Jika sebelumnya pelamar adalah mereka yang berpendidikan setingkat SMA, beberapa waktu terakhir sudah ada pelamar setingkat Sarjana bahkan Magister. Ommo ommo begitu besar mereka menghargai pekerja asing jadi banyak berebut kerja di Negeri Ginseng.. Di ambil dari  Kompas , Senyum merekah terlihat pada wajah en...