Langsung ke konten utama

SEJARAH BAHASA KOREA

Hello pals.. Semangat buat hari Seninnya.. Semangat belajar semangat beraktivitas. Kesempatan kali ini sedikit membahas sejarah Korea. Tak kenal maka tak sayang katanya seperti itu. Hahahaha maka kenalilah aku supaya engkau sayang padaku..πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ™Š ehhh #kacau porank-poranda. Let's start it!😻
Pelajaran ini dirancang untuk memperkenakan beberapa informasi umum tentang Hangeul (panggilan untuk bahasa Korea) dan landasan filosofis untuk penemuannya. KAmi akan memberikan penjelasan sederhana pada vokal dan konsonan. Seperti bahasa Inggris, huruf-huruf alfabet Hangeul mewakili suara individu atau fonem.
Hangeul diciptakan oleh Raja Sejong dari Dinasti Choson, dan diperkenalkan kepada publik dalam 1443 di Hun-Min-Jeong-Eum. Raja Sejong percaya bahwa Korea membutuhkan sebuah bahasa yang mudah untuk mempelajari sistem dalam menulis bahasa mereka sendiri.
Sebelum Raja Sejong memperkenalkan AHngeul, bahasa Korea telah ditulis dalam bahasa China atau Korea yang ditulis menggunakan karakter China untuk mewakili suara Korea dalam sistem yang kompleks, IDU. Alfabaet yang awwalnya berisi 28 huruf yang terdiri 11 huruf vokal dan 17 konsonan.
Saat ini Hangeul digunakan oleh 45 juta orang di Korea Selatan, di samping 23 juta di Korea Utara dan beberapa juta warga Korea yang tinggal di negara lain seperti China (1,9 Juta), Amerika Serikat (1,5 Juta), Jepang (710.000), dan bekas Uni Soviet (450.000).
 
Hangeul sedang diaajrkan disekita universitas di Amerika dan Kanada , dengan lebih akan ditambahkan setiap tahun. Hal ini juga di ajarkan di lebih dari 20 universitas di Eropa, Asia Timur, dan Australia.
Karena Korea memainkan peran lebih besar dalam ekonomi dunia dan politik, hal ini menjadi semakin penting bagi komunitas internasional untuk memahami orang-orang Korea dan bahasa mereka.
Ketika Raja Besar Sejong menciptakan Hangeul, yang ada dalam pemikiran beliau adalah dua prinsip dasar kosmologi yin-yang filsafat timur.
Nah sudah bisa sayang kan,,πŸ™ŠπŸ™Š sudah saya perkenalkan sejarah bahasa Korea. So, nice to meet you. See you besok lagi.πŸ˜„πŸ˜ŠπŸ˜Š

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGENAL BNI CABANG SEOUL, BANK INDONESIA PERTAMA DI KOREA SELATAN

Selamat pagi, selamat berakhir pekan bersama keluarga dan sanak family. Berita yang menyenangkan untuk teman-teman TKI karena tidak banyak yang tahu jika Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki beberapa cabang di luar negeri, salah satunya Korea Selatan. Apalagi, BNI merupakan bank Indonesia satu-satunya yang membuka cabang di Seoul.   ( kumparan.com ) berkesempatan mengunjungi kantor BNI cabang Seoul di Wise Building, Namdaemun. Kantor yang terletak di lantai 8 ini cukup mudah ditemui. Papan tulisan μΈλ„λ„€μ‹œμ•„ λŠκ°€λΌ 은행 (nama BNI dalam bahasa Korea) beserta dengan logo khasnya terpampang jelas.   General Manager BNI Seoul, Andi Aryadi, menerima kumparan dengan ramah. Ia pun bercerita panjang lebar bagaimana awalnya BNI cabang Seoul dapat dibuka, layanan yang mereka berikan kepada masyarakat Indonesia di Seoul, serta program-program yang khusus BNI berikan kepada para TKI di sana. Ada satu program menarik dari BNI cabang Seoul untuk para TKI di Korea Selatan, yaitu ...

ANTUSIASME WARGA KOREA SELATAN BELAJAR GAMELAN

Selamat sore teman-teman,.  Tahukah teman-teman tentang beragam alat gamelan. Iya.. sepatutnya kita bisa bangga dan ikut melestarikan kebudayaan kita sendiri sebab gamelan tidak hanya terkenal di masyarakat kita tetapi sudah mencakup masyarakat internasional. Wahhhhh wonderful!! Nah berbagai festival maupun acara-acara yang ada diluar negeri pun menampilkan kebudayaan kita tidak hanya alat musik gamelan tetapi lengkap dengan personel wayangnya. Sungguh luar biasa perjuangan mereka memperkenalkan gamelan pada masyarakat dunia.   Nah di Korea Selatan ini teman-teman kita yang berada disana diambil dari kumparan.com , mereka menyelenggarakan kelas untuk belajar gamelan bagi orang Korea dan beruntungnya mendapat respon yang positif. Kelas Gamelan bagi Warga Korea (Foto: M Aji Surya) Antusiasme warga Korea Selatan untuk belajar menabuh gamelan Jawa tak terbendung. Kelas yang disediakan bahkan sempat tidak muat.   Pembukaan kelas gamelan Jawa di halam...

PENGALAMAN TEMAN-TEMAN TKI DI KOREA SELATAN

Owraitt... Selamat menyore ya guys. Kali ini kita membahas yang lebih berbeda bukan makanannya ataupun budayanya tetapi menyuplik dari pengalaman teman-teman TKI di Korea Selatan, emmm sebut mereka pahlawan devisa. Tentunya kita ingin mengetahui banyak dari mereka, bagaimana keadaaan disana, bagaimana mereka memperlakukan tenaga kerja Indonesia. Kabar berita dari Viva bahwa banyak WNI yang bekerja di Korea Selatan enggan pulang. Banyak alasan yang membuat mereka enggan pulang, salah satu yang paling sering disampaikan adalah karena khawatir hidupnya tak akan senyaman di Korea. Apalagi saat ini dengan jumlah pelamar kerja dengan tujuan Korea mengalami peningkatan. Jika sebelumnya pelamar adalah mereka yang berpendidikan setingkat SMA, beberapa waktu terakhir sudah ada pelamar setingkat Sarjana bahkan Magister. Ommo ommo begitu besar mereka menghargai pekerja asing jadi banyak berebut kerja di Negeri Ginseng.. Di ambil dari  Kompas , Senyum merekah terlihat pada wajah en...