Langsung ke konten utama

SERUNYA PESTA MULTIKULTURAL DI CHANGWON

Selamat siang, Selamat beristirahat bagi yang sedang beristirahat, selamat beraktivitas bagi yang sedang beraktivitas. Jika teman-teman mempunyai banyak bakat atau pun minat pada ketrampilan tertentu apa salahnya dikembangkan. pengmebangan ketrampilan juga bisa melalui berbaai wadah seperti komunitas, sanggar atau apapun yang bisa menyalurkan bakat terpendam.

artikel yang di amil dari kbriseoul.com Kebersamaan dalam keberagaman bangsa menjadi cita-cita bersama. Itulah yang melandasi Migrants' Arirang Multicultural Festival (MAMF).

Acara yang dihelat di kota Changwon itu diikuti oleh negara-negara asing pengirim tenaga kerja ke Korea. Tak luput, Indonesia yang memiliki hampir 40 ribuan WNI ikutserta dengan antusias.

Group vokal UNIQORN tampil sebagai finalis pada ajang tarik suara pada 30 September 2017 malam. Meski tidak menyabet juara utama, namun tampilannya memesona seribuan hadirin.

Hari berikutnya, tiap negara diberikan ruang khusus bagi penampilan budaya. Tidak tanggung-tanggung, Indonesia menempati satu gedung pertunjukan dengan kapasitas 1000an tempat duduk. Di tempat inilah, kelompok seni masyarakat tampil seperti jaranan dan stand up comedy.

Yang bikin heboh, tampil di panggung band asal indonesia yang lagi naik daun, Last Child. Ia membawakan beberapa lagu yang diikuti oleh hadirin WNI yang nyaris memenuhi ruangan. Hape mereka hidup semua untuk mengabadikan moment.

Acara penting lainnya adalah karnaval. Yang ini memang top, seratusan WNI menggunakan pakaian Indonesia yang beraneka macam berkeliling jalan protokol kota Changwon. Kelompok Indonesia tersebut termasuk mampu menarik perhatian publik karena keunikannya.

"Saya harap keharmonisan hidup berdampingan diantara banyak bangsa dapat terwujud," ujar salah seorang panitia penyelenggara.

KBRI Seoul memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak, khususnya WNI, yang telah ikut berkiprah dalam mengharumkan nama bangsa di Korea Selatan. "Teman-teman semua adalah duta bangsa," ujar Koordinator Fungsi Pensosbud Diplik dari atas panggung.
Selamat membaca, karena membaca membuka jendela dunia.  πŸ˜πŸ˜‰

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGENAL BNI CABANG SEOUL, BANK INDONESIA PERTAMA DI KOREA SELATAN

Selamat pagi, selamat berakhir pekan bersama keluarga dan sanak family. Berita yang menyenangkan untuk teman-teman TKI karena tidak banyak yang tahu jika Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki beberapa cabang di luar negeri, salah satunya Korea Selatan. Apalagi, BNI merupakan bank Indonesia satu-satunya yang membuka cabang di Seoul.   ( kumparan.com ) berkesempatan mengunjungi kantor BNI cabang Seoul di Wise Building, Namdaemun. Kantor yang terletak di lantai 8 ini cukup mudah ditemui. Papan tulisan μΈλ„λ„€μ‹œμ•„ λŠκ°€λΌ 은행 (nama BNI dalam bahasa Korea) beserta dengan logo khasnya terpampang jelas.   General Manager BNI Seoul, Andi Aryadi, menerima kumparan dengan ramah. Ia pun bercerita panjang lebar bagaimana awalnya BNI cabang Seoul dapat dibuka, layanan yang mereka berikan kepada masyarakat Indonesia di Seoul, serta program-program yang khusus BNI berikan kepada para TKI di sana. Ada satu program menarik dari BNI cabang Seoul untuk para TKI di Korea Selatan, yaitu ...

ANTUSIASME WARGA KOREA SELATAN BELAJAR GAMELAN

Selamat sore teman-teman,.  Tahukah teman-teman tentang beragam alat gamelan. Iya.. sepatutnya kita bisa bangga dan ikut melestarikan kebudayaan kita sendiri sebab gamelan tidak hanya terkenal di masyarakat kita tetapi sudah mencakup masyarakat internasional. Wahhhhh wonderful!! Nah berbagai festival maupun acara-acara yang ada diluar negeri pun menampilkan kebudayaan kita tidak hanya alat musik gamelan tetapi lengkap dengan personel wayangnya. Sungguh luar biasa perjuangan mereka memperkenalkan gamelan pada masyarakat dunia.   Nah di Korea Selatan ini teman-teman kita yang berada disana diambil dari kumparan.com , mereka menyelenggarakan kelas untuk belajar gamelan bagi orang Korea dan beruntungnya mendapat respon yang positif. Kelas Gamelan bagi Warga Korea (Foto: M Aji Surya) Antusiasme warga Korea Selatan untuk belajar menabuh gamelan Jawa tak terbendung. Kelas yang disediakan bahkan sempat tidak muat.   Pembukaan kelas gamelan Jawa di halam...

PENGALAMAN TEMAN-TEMAN TKI DI KOREA SELATAN

Owraitt... Selamat menyore ya guys. Kali ini kita membahas yang lebih berbeda bukan makanannya ataupun budayanya tetapi menyuplik dari pengalaman teman-teman TKI di Korea Selatan, emmm sebut mereka pahlawan devisa. Tentunya kita ingin mengetahui banyak dari mereka, bagaimana keadaaan disana, bagaimana mereka memperlakukan tenaga kerja Indonesia. Kabar berita dari Viva bahwa banyak WNI yang bekerja di Korea Selatan enggan pulang. Banyak alasan yang membuat mereka enggan pulang, salah satu yang paling sering disampaikan adalah karena khawatir hidupnya tak akan senyaman di Korea. Apalagi saat ini dengan jumlah pelamar kerja dengan tujuan Korea mengalami peningkatan. Jika sebelumnya pelamar adalah mereka yang berpendidikan setingkat SMA, beberapa waktu terakhir sudah ada pelamar setingkat Sarjana bahkan Magister. Ommo ommo begitu besar mereka menghargai pekerja asing jadi banyak berebut kerja di Negeri Ginseng.. Di ambil dari  Kompas , Senyum merekah terlihat pada wajah en...