Langsung ke konten utama

Menjadi TKI Bukan Hanya Mencari Uang

Siapa yang tidak ingin ke Korea?

Jika ditanya demikian, sudah pasti semua orang ingin pergi ke sana. Apalagi para pecinta drama korea, atau K-Pop di seluruh negeri ini. Para kawula muda yang terpesona akan ke gantengan para Oppa Korea dan cantiknya Ladys Korea, sudah pasti ingin berkunjung ke negara ini. 
Banyak cara untuk pergi ke negara ini. Bagi orang kaya tentu bisa dengan mudahnya pergi ke negeri ginseng ini untuk berkunjung atau berlibur, namun bagi kita golongan menengah ke bawah tentunya harus menabung sekian tahun untuk bisa mewujudkan keinginan itu. Kecuali untuk mereka yang cerdas dan beruntung mendapat beasiswa pendidikan ke Korea. 

Naah.. ada juga cara lain untuk pergi ke negeri ginseng bagi yang tidak kaya, atau tidak menempuh pendidikan yaitu dengan menjadi TKI. Menjadi TKI korea dengan iming-iming gaji yang fantastis dan tentu berlipat-lipat ganda jika dibandingan dengan gaji di Indonesia. Proses untuk menjdi TKI korea memang tidak mudah, namun jika kita punya keinginan, mau belajar, dan berusaha sudah pasti hal tersebut bukanlah sulit.

Menjadi TKI bukan semata-mata mencari uang dan berburu Won. Sambil lalu kita berada disana, kita bisa juga berwisata dan menikmati keindahan Negara Ginseng ini. Adapun tenpat tempat yang wajib dikunjungi saat menjadi TKI Korea,

Namsan Seoul Tower ( N Seoul Tower)

Menara setinggi 237 meter ini terletak di Gunung Namsan. Tempat ini merupakan sebuah tempat wisata di Korea Selatan yang paling sering dikunjungi wisatawan mancanegara serta menjadi salah satu ikon wisata Seoul yang paling populer di Negeri Gingseng tersebut. Anda dapat menggunakan Cable Car dari Gunung Namsan dan dilanjutkan dengan berjalan ke menara dalam waktu yang relatif singkat. Sesampainya di menara, para pengunjung disuguhkan berbagai macam toko suvenir dan restoran. Kegiatan wisata paling memikat di tempat ini adalah melihat – lihat pemandangan kota Seoul dari ketinggian


Istana Gyeongbok (Gyeongbokgung)

Istana Gyeongbok adalah simbol keagungan kerajaan dan rakyat Korea. Istana ini didirikan pada tahun 1395. Selain itu istana yang merupakan istana utama Dinasti Joseon ini merupakan istana terbesar di Korea Selatan. Saat memasuki gerbang utama Gwanghamun, Anda akan menemukan hamparan halaman batu yang luas. Perlu Anda ketahui di dalam istana Gyeongbok inilah terdapat Museum Nasional Rakyat Korea (National Folk Museum of Korea). Di tempat wisata Korea Selatan yang satu ini, Anda dapat menyewa baju tradisional Korea lalu berfoto untuk mengabadikan momen wisata Anda disana. Tour berbahasa Inggris di tempat ini tidak dipungut biaya, tetapi Anda harus membayar tiket masuk Istana Gyeongbok ini sebesar 3 ribu won.

 Pulau Nami

Tempat bulan madu di Korea berikutnya adalah Pulau Nami. Jika Anda pernah melihat drama Korea yang berjudul Winter Sonata, maka tempat ini pasti sudah tidak asing lagi, karena pulau ini adalah salah satu spot shooting yang fenomenal.
Anda bisa menikmati sebuah pulau yang letaknya cukup terpencil, yaitu di seberang Sungai Bukhan. Pulau ini dipenuhi dengan pepohonan yang tinggi dan tertata dengan sangat indah. Anda akan merasakan suasan romantis saat berada di pulaiu ini.
Waktu terbaik untuk berkunjung ke sana adalah ketika musim gugur atau musim dingin. Karena pemandangan di kedua musim ini akan menarik untuk diabadikan bersama pasangan.

*Itu hanya sebagian kecil wisata menarik di Korea ya Gusy. Yang penasaran segera wujudkan pergi ke Korea. :)





Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGENAL BNI CABANG SEOUL, BANK INDONESIA PERTAMA DI KOREA SELATAN

Selamat pagi, selamat berakhir pekan bersama keluarga dan sanak family. Berita yang menyenangkan untuk teman-teman TKI karena tidak banyak yang tahu jika Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki beberapa cabang di luar negeri, salah satunya Korea Selatan. Apalagi, BNI merupakan bank Indonesia satu-satunya yang membuka cabang di Seoul.   ( kumparan.com ) berkesempatan mengunjungi kantor BNI cabang Seoul di Wise Building, Namdaemun. Kantor yang terletak di lantai 8 ini cukup mudah ditemui. Papan tulisan 인도네시아 느가라 은행 (nama BNI dalam bahasa Korea) beserta dengan logo khasnya terpampang jelas.   General Manager BNI Seoul, Andi Aryadi, menerima kumparan dengan ramah. Ia pun bercerita panjang lebar bagaimana awalnya BNI cabang Seoul dapat dibuka, layanan yang mereka berikan kepada masyarakat Indonesia di Seoul, serta program-program yang khusus BNI berikan kepada para TKI di sana. Ada satu program menarik dari BNI cabang Seoul untuk para TKI di Korea Selatan, yaitu ...

CARA MEMANTAU PERKEMBANGAN PEMBERANGKATAN KE KOREA

Dari ulasan yang saya dapat di  calontkikorea akhir-akhir ini banyak sekali slc turun, akhir tahun kemarin beberapa orang dapat slc, sudah PAP tetapi belum juga berangkat terbang ke Korea. Karena sudah 3 bulan lebih belum dapat panggilan terbang dari pihak bnp2tki serta tidak ada kejelasan dari sana, seakan-akan ngambang gitu saja, padahal uang sudah keluar utnuk biaya PAP tersebut. Lalu setelah mencari informasi sana-sini ada informasi cara memantau perkembangan pemberangkatan tki ke Korea lewat situs korea http://eps.go.kr/ disitus itu kita bisa tahu perkembangan bagi calon tki yang sudah lulus tes EPS klt mulai dari data-data kelulusan, sending, slc, ccvi, dan jadwal masuk ke Korea semua lengkap. Caranya gampang tinggal masuk aja ke http://eps.go.kr/ (browsernya pakai internet explorer gan, karena kemarin memakai browser lain tidak bisa!) Kalau sudah masuk maka tampil seperti gambar di atas, lalu klik yang sudah di lingkari merah (mother tongue service) terus pil...

Dubes RI Seoul: Selamatkan Kesempatan Kerja di Korea selatan

Selamat pagi, minggu kedua di 2018. Semoga terus ada perbaikan untuk diri kita menuju masa yang akan datang. Sebuah alasan agar semangat terus berkobar adalah cita-cita dan impian. Artikel yang di ambil dari  news.detik.com . Seoul, Januari 2017 ini akan menjadi bulan terakhir bagi John A Prasetio menjabat sebagai Dubes RI untuk Korea Selatan (Korsel). Setelah 4 tahun berada di sana, pria kelahiran Semarang ini fasih menuturkan kepada detikcom tentang tenaga kerja Indonesia (TKI) hingga perkembangan kerjasama ekonomi RI-Korsel. Mengenai TKI, John mengatakan tak ada TKI seberuntung di Korsel. TKI tak dinilai lebih rendah dari tenaga kerja lokal sehingga mendapatkan upah minimum regional (UMR) di sana, hingga fasilitas lain dan bisa menabung. "Gaji mereka pada tingkatan "UMR" setempat atau kisaran Rp 14,5 juta per-bulan. Kalau ditambah lembur mereka bisa mengantongi hingga Rp 30 juta. Dari situ berdasarkan survei kita, rata-rata bisa menabung sekitar Rp ...