Langsung ke konten utama

HIMBAUAN UNTUK CTKI

SURAT HIMBAUAN UNTUK MENCEGAH PENIPUAN DAN PEMERASAN YANG MENGATASNAMAKAN PEJABAT/PEGAWAI BNP2TKI

05 Oktober 2017 18:18 WIB

Sehubungan dengan adanya beberapa pertanyaan masyarakat yang disampaikan melalui layanan pengaduan BNP2TKI 0800 1000 melalui telepon dengan modus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan Pejabat/Pegawai BNP2TKI, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :

Modus penipuan dan pemerasan dilakukan dengan meminta sejumlah uang yang mengatasnamakan Pejabat/Pegawai BNP2TKI yang dapat membantu proses kelulusan CTKI dikarenakan ada penambahan quota dan mempercepat terbitnya SLC dan beberapa modus lainya.

Mengingat modus penipuan/pemerasan sebagaimana terkait diatas, kami mohon masyarakat baik CTKI/TKI/keluarga TKI untuk senantiasa mewaspadai dan meningkatkan kehati-hatian (tidak memenuhi permintaan) terhadap segala jenis penipuan/pemerasan.

Seluruh layanan terkait program penempatan G to G ke Korea Selatan dilakukan secara online melalui website : bnp2tki.go.id dan pembayaran non tunai dengan besaran sesuai dengan yang telah di umumkan pada BNP2TKI.

Apabila Bapak/Ibu CTKI/TKI/keluarga TKI menemukan dan mengalami modus penipuan/pemerasan sebagai sebagaimana tersebut pada nomor 1, kami menghimbau agar menghubungi layanan pengaduan BNP2TKI 0800 1000 (bebas pulsa, 24 jam).

Demikian kami sampaikan untuk menjadi perhatian.

Direktur
Pelayanan Penempatan Pemerintah
ttd
R. Hariyadi Agah W, SIP
NIP. 19590607 198803 1 002

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGENAL BNI CABANG SEOUL, BANK INDONESIA PERTAMA DI KOREA SELATAN

Selamat pagi, selamat berakhir pekan bersama keluarga dan sanak family. Berita yang menyenangkan untuk teman-teman TKI karena tidak banyak yang tahu jika Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki beberapa cabang di luar negeri, salah satunya Korea Selatan. Apalagi, BNI merupakan bank Indonesia satu-satunya yang membuka cabang di Seoul.   ( kumparan.com ) berkesempatan mengunjungi kantor BNI cabang Seoul di Wise Building, Namdaemun. Kantor yang terletak di lantai 8 ini cukup mudah ditemui. Papan tulisan 인도네시아 느가라 은행 (nama BNI dalam bahasa Korea) beserta dengan logo khasnya terpampang jelas.   General Manager BNI Seoul, Andi Aryadi, menerima kumparan dengan ramah. Ia pun bercerita panjang lebar bagaimana awalnya BNI cabang Seoul dapat dibuka, layanan yang mereka berikan kepada masyarakat Indonesia di Seoul, serta program-program yang khusus BNI berikan kepada para TKI di sana. Ada satu program menarik dari BNI cabang Seoul untuk para TKI di Korea Selatan, yaitu ...

ANTUSIASME WARGA KOREA SELATAN BELAJAR GAMELAN

Selamat sore teman-teman,.  Tahukah teman-teman tentang beragam alat gamelan. Iya.. sepatutnya kita bisa bangga dan ikut melestarikan kebudayaan kita sendiri sebab gamelan tidak hanya terkenal di masyarakat kita tetapi sudah mencakup masyarakat internasional. Wahhhhh wonderful!! Nah berbagai festival maupun acara-acara yang ada diluar negeri pun menampilkan kebudayaan kita tidak hanya alat musik gamelan tetapi lengkap dengan personel wayangnya. Sungguh luar biasa perjuangan mereka memperkenalkan gamelan pada masyarakat dunia.   Nah di Korea Selatan ini teman-teman kita yang berada disana diambil dari kumparan.com , mereka menyelenggarakan kelas untuk belajar gamelan bagi orang Korea dan beruntungnya mendapat respon yang positif. Kelas Gamelan bagi Warga Korea (Foto: M Aji Surya) Antusiasme warga Korea Selatan untuk belajar menabuh gamelan Jawa tak terbendung. Kelas yang disediakan bahkan sempat tidak muat.   Pembukaan kelas gamelan Jawa di halam...

PENGALAMAN TEMAN-TEMAN TKI DI KOREA SELATAN

Owraitt... Selamat menyore ya guys. Kali ini kita membahas yang lebih berbeda bukan makanannya ataupun budayanya tetapi menyuplik dari pengalaman teman-teman TKI di Korea Selatan, emmm sebut mereka pahlawan devisa. Tentunya kita ingin mengetahui banyak dari mereka, bagaimana keadaaan disana, bagaimana mereka memperlakukan tenaga kerja Indonesia. Kabar berita dari Viva bahwa banyak WNI yang bekerja di Korea Selatan enggan pulang. Banyak alasan yang membuat mereka enggan pulang, salah satu yang paling sering disampaikan adalah karena khawatir hidupnya tak akan senyaman di Korea. Apalagi saat ini dengan jumlah pelamar kerja dengan tujuan Korea mengalami peningkatan. Jika sebelumnya pelamar adalah mereka yang berpendidikan setingkat SMA, beberapa waktu terakhir sudah ada pelamar setingkat Sarjana bahkan Magister. Ommo ommo begitu besar mereka menghargai pekerja asing jadi banyak berebut kerja di Negeri Ginseng.. Di ambil dari  Kompas , Senyum merekah terlihat pada wajah en...