Langsung ke konten utama

PENGAKUAN KOREA SELATAN ATAS PRESTASI INDONESIA


Selamat pagi, waktu berlalu begitu cepat bukan, baru saja kita berjumpa di hari Senin dan hari ini kita sudah bertemu hari Jumat. One step closer ketemu weekend.. wkwkwk Semoga segala aktivitas lancar dan semakin baik. Kebetulan artikel yang saya ambil dari kbriseoul.kr kali ini enak untuk dibaca dipagi hari saat weekend sambil menyeruput teh manis dan cemilan sehat.

Kemajuan Indonesia sering tidak terlihat dari dalam. NAmun, masyarakat Korea Selatan memberikan pengakuannya.

Nuansa indahnya Indonesia terasa sejak para tamu menginjakkan kaki di lantai dua Lotte Hotel, Seoul. Dengan disambut oleh para penerima tamu yang berkebaya dan alunan apik gamelan Jawa, para tamu dihantar masuk ke dalam Christal Ballroom yang telah disulap menjadi Indonesia kecil yang penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan.
 
Resepsi Diplomatik yang diadakan pada Kamis (28/9) di Lotte Hotel itu menjadi penutup rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 yang di diadakan KBRI Seoul. Kemeriahan dan suka cita malam itu tidak hanya dinikmati keluarga KBRI Seoul tetapi juga sekitar 400an tamu undangan lainnya yang berasal dari berbagai kalangan dan berbagai negara. Keberagaman juga merupakan salah satu ciri khas Indonesia. Namun, hal tersebut terbukti bukan penghalang untuk maju.

"Indonesia merupakan living proof dimana demokrasi, islam dan modernitas dapat berkembang bersama dalam harmoni," ujar Dubes Umar Hadi.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur FSS (Financial Supervisory Service) Choe Heung-sik, yang hadir sebagai guest of honour, dalam congratulary remarks-nya menyatakan bahwa di tengah pemberitaan media yang hingar bingar, Indonesia menunjukkan bahwa Bhineka Tunggal Ika bukan hanya mungkin, tetapi juga dapat menggiring pada kesuksesan dan menginspirasi.

Di tengah keberagaman tersebut Indonesia telah tumbuh menjadi ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Sejak dibukanya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Korea Selatan pada tahun 1973, kerjasama antara kedua negara telah berkembang di berbagai sektor. Yoo Ki-june, anggota Parlemen korea Selatan yang juga merupakan Ketua Kelompok Persahabatan Parlementer Indonesia-Korea Selatan, menyampaikan bahwa dirinya akan terus mendorong hubungan bilateral kedua negara.

"National Assembly Republik Korea sangat menghargai hubungan bilateral yang telah dibangun hingga saat ini, ke depan saya akan terus mendorong hubungan persahatan Indonesia-Korea Selatan dalam kapasitas yang saya miliki," ujar Yoo.

Chairman CJ Corporation Shon Kyung-shik yang juga hadir dan menyampaikan congratulary remarksnya juga menyampaikan hal serupa. Shon berharap dapat terus bekerja sama dengan Indonesia untuk kesejahteraan bersama. CJ telah menanamkan modalnya di berbagai bidang di Indonesia diantaranya bioteknologi, makanan hewan, bioskop, logistik dan franchise.

Acara Resepsi Diplomatik KBRI Seoul juga dimeriahkan oleh beberapa penampilan apik dari seniman-seniman yang didatangkan dari Indonesia diantaranya PSM UNPAD, Balawan dan Batuan Ethnic Group dan Selemor Ate dari Lombok. Lidah para tamu juga dimanjakan oleh beberapa panganan khas Indonesia seperti bakso, rendang, pempek, sate dan es cendol.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGENAL BNI CABANG SEOUL, BANK INDONESIA PERTAMA DI KOREA SELATAN

Selamat pagi, selamat berakhir pekan bersama keluarga dan sanak family. Berita yang menyenangkan untuk teman-teman TKI karena tidak banyak yang tahu jika Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki beberapa cabang di luar negeri, salah satunya Korea Selatan. Apalagi, BNI merupakan bank Indonesia satu-satunya yang membuka cabang di Seoul.   ( kumparan.com ) berkesempatan mengunjungi kantor BNI cabang Seoul di Wise Building, Namdaemun. Kantor yang terletak di lantai 8 ini cukup mudah ditemui. Papan tulisan 인도네시아 느가라 은행 (nama BNI dalam bahasa Korea) beserta dengan logo khasnya terpampang jelas.   General Manager BNI Seoul, Andi Aryadi, menerima kumparan dengan ramah. Ia pun bercerita panjang lebar bagaimana awalnya BNI cabang Seoul dapat dibuka, layanan yang mereka berikan kepada masyarakat Indonesia di Seoul, serta program-program yang khusus BNI berikan kepada para TKI di sana. Ada satu program menarik dari BNI cabang Seoul untuk para TKI di Korea Selatan, yaitu ...

ANTUSIASME WARGA KOREA SELATAN BELAJAR GAMELAN

Selamat sore teman-teman,.  Tahukah teman-teman tentang beragam alat gamelan. Iya.. sepatutnya kita bisa bangga dan ikut melestarikan kebudayaan kita sendiri sebab gamelan tidak hanya terkenal di masyarakat kita tetapi sudah mencakup masyarakat internasional. Wahhhhh wonderful!! Nah berbagai festival maupun acara-acara yang ada diluar negeri pun menampilkan kebudayaan kita tidak hanya alat musik gamelan tetapi lengkap dengan personel wayangnya. Sungguh luar biasa perjuangan mereka memperkenalkan gamelan pada masyarakat dunia.   Nah di Korea Selatan ini teman-teman kita yang berada disana diambil dari kumparan.com , mereka menyelenggarakan kelas untuk belajar gamelan bagi orang Korea dan beruntungnya mendapat respon yang positif. Kelas Gamelan bagi Warga Korea (Foto: M Aji Surya) Antusiasme warga Korea Selatan untuk belajar menabuh gamelan Jawa tak terbendung. Kelas yang disediakan bahkan sempat tidak muat.   Pembukaan kelas gamelan Jawa di halam...

PENGALAMAN TEMAN-TEMAN TKI DI KOREA SELATAN

Owraitt... Selamat menyore ya guys. Kali ini kita membahas yang lebih berbeda bukan makanannya ataupun budayanya tetapi menyuplik dari pengalaman teman-teman TKI di Korea Selatan, emmm sebut mereka pahlawan devisa. Tentunya kita ingin mengetahui banyak dari mereka, bagaimana keadaaan disana, bagaimana mereka memperlakukan tenaga kerja Indonesia. Kabar berita dari Viva bahwa banyak WNI yang bekerja di Korea Selatan enggan pulang. Banyak alasan yang membuat mereka enggan pulang, salah satu yang paling sering disampaikan adalah karena khawatir hidupnya tak akan senyaman di Korea. Apalagi saat ini dengan jumlah pelamar kerja dengan tujuan Korea mengalami peningkatan. Jika sebelumnya pelamar adalah mereka yang berpendidikan setingkat SMA, beberapa waktu terakhir sudah ada pelamar setingkat Sarjana bahkan Magister. Ommo ommo begitu besar mereka menghargai pekerja asing jadi banyak berebut kerja di Negeri Ginseng.. Di ambil dari  Kompas , Senyum merekah terlihat pada wajah en...