Langsung ke konten utama

SARUNG EKSOTIS INDONESIA DI PAMERAN GWANGJU


Happy weekend, Selamat berakhir pekan dengan keluarga. Nah, tidak ada salahnya di akhir pekan barangkali ada yang hobi membaca sembari berkumpul, bersantai dengan keluarga di ruang baca dengan buku paket lengkap adalah impian keluarga supaya keluarga tetap hangat, mengisi waktu kosong ditempat yang hangat. JIka ada waktu luang jangan lupa juga baca blogspot punya seoul jogja. 

Berikut artikel dilansir dari kbriseoul.kr motif sarung Indonesia sudah sampai di negeri Ginseng. Semoga memberikan banyak dampak positif untuk Indonesia dan masyarakatnya.

Tanpa disadari, sarung Indonesia dinilai banyak orang eksotik. Tidak heran kalau sarung-sarung Indonesia dipamerkan di Korsel.
 
Aneka sarung khas indonesia "berkibar" di Gwangju. Warna-warninya yang begitu meriah membuat banyak pengunjung pameran tertegun dan mematik aneka pertanyaan.

Begitulah salah satu sudut Gwangju Design Biennale 2017 yang dibuka oleh Walikota Gwangju, Yoon Jang-hyun dan Presiden Gwangju Design Center, Park You-bok, 7 September lalu. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh Gwangju, beberapa perwakilan diplomatik (Hungary dan Denmark) dan masyarakat kota Gwangju.

"Terima kasih Indonesia telah ikutserta. Gwangju juga memerupakan sister city dengan Medan lho," ujar sang Walikota.

Dalam sambutan pembukaannya, Presiden Gwangju Design Center menyampaikan bahwa Gwangju Design Biennale ini bertujuan untuk menampilkan visi desain, nilai dan perannya dalam masyarakat yang berbasis pengetahuan masa depan dalam menyambut Revolusi Industri Keempat. Sementara Walikota Yoon menyampaikan bahwa Gwangju Design Biennale telah menjadikan Gwangju sebagai hub budaya di Asia.

Pameran tersebut diselenggarakan di Gwangju Museum of Art, Asia Culture Center, Gwangju, Provinsi Jeolla Selatan dari tanggal 8 September – 23 Oktober 2017. Dengan mengangkat tema “future” yang mencerminkan kekuatan desain dalam masyarakat kreatif di masa depan, pameran ini diikuti oleh 222 artis, 174 perusahaan dari 30 negara, termasuk Indonesia. Pameran tersebut diperkirakan akan didatangi oleh 200 ribu pengunjung.

KBRI ikut berpartisipasi dengan memamerkan aneka sarung Nusantara di event tersebut. Sarung Indonesia dipajang di salah satu corner bersama dengan negara-negara ASEAN.

Selain sarung, produk Indonesia yang ikut dipamerkan adalah seperangkat sofa rotan (linger bench) yang didesain oleh Alvin Tjitrowirjo dan boneka kain berbentuk ayam yang merupakan koleksi pribadi Direktur Gwangju Design Center.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGENAL BNI CABANG SEOUL, BANK INDONESIA PERTAMA DI KOREA SELATAN

Selamat pagi, selamat berakhir pekan bersama keluarga dan sanak family. Berita yang menyenangkan untuk teman-teman TKI karena tidak banyak yang tahu jika Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki beberapa cabang di luar negeri, salah satunya Korea Selatan. Apalagi, BNI merupakan bank Indonesia satu-satunya yang membuka cabang di Seoul.   ( kumparan.com ) berkesempatan mengunjungi kantor BNI cabang Seoul di Wise Building, Namdaemun. Kantor yang terletak di lantai 8 ini cukup mudah ditemui. Papan tulisan 인도네시아 느가라 은행 (nama BNI dalam bahasa Korea) beserta dengan logo khasnya terpampang jelas.   General Manager BNI Seoul, Andi Aryadi, menerima kumparan dengan ramah. Ia pun bercerita panjang lebar bagaimana awalnya BNI cabang Seoul dapat dibuka, layanan yang mereka berikan kepada masyarakat Indonesia di Seoul, serta program-program yang khusus BNI berikan kepada para TKI di sana. Ada satu program menarik dari BNI cabang Seoul untuk para TKI di Korea Selatan, yaitu ...

ANTUSIASME WARGA KOREA SELATAN BELAJAR GAMELAN

Selamat sore teman-teman,.  Tahukah teman-teman tentang beragam alat gamelan. Iya.. sepatutnya kita bisa bangga dan ikut melestarikan kebudayaan kita sendiri sebab gamelan tidak hanya terkenal di masyarakat kita tetapi sudah mencakup masyarakat internasional. Wahhhhh wonderful!! Nah berbagai festival maupun acara-acara yang ada diluar negeri pun menampilkan kebudayaan kita tidak hanya alat musik gamelan tetapi lengkap dengan personel wayangnya. Sungguh luar biasa perjuangan mereka memperkenalkan gamelan pada masyarakat dunia.   Nah di Korea Selatan ini teman-teman kita yang berada disana diambil dari kumparan.com , mereka menyelenggarakan kelas untuk belajar gamelan bagi orang Korea dan beruntungnya mendapat respon yang positif. Kelas Gamelan bagi Warga Korea (Foto: M Aji Surya) Antusiasme warga Korea Selatan untuk belajar menabuh gamelan Jawa tak terbendung. Kelas yang disediakan bahkan sempat tidak muat.   Pembukaan kelas gamelan Jawa di halam...

PENGALAMAN TEMAN-TEMAN TKI DI KOREA SELATAN

Owraitt... Selamat menyore ya guys. Kali ini kita membahas yang lebih berbeda bukan makanannya ataupun budayanya tetapi menyuplik dari pengalaman teman-teman TKI di Korea Selatan, emmm sebut mereka pahlawan devisa. Tentunya kita ingin mengetahui banyak dari mereka, bagaimana keadaaan disana, bagaimana mereka memperlakukan tenaga kerja Indonesia. Kabar berita dari Viva bahwa banyak WNI yang bekerja di Korea Selatan enggan pulang. Banyak alasan yang membuat mereka enggan pulang, salah satu yang paling sering disampaikan adalah karena khawatir hidupnya tak akan senyaman di Korea. Apalagi saat ini dengan jumlah pelamar kerja dengan tujuan Korea mengalami peningkatan. Jika sebelumnya pelamar adalah mereka yang berpendidikan setingkat SMA, beberapa waktu terakhir sudah ada pelamar setingkat Sarjana bahkan Magister. Ommo ommo begitu besar mereka menghargai pekerja asing jadi banyak berebut kerja di Negeri Ginseng.. Di ambil dari  Kompas , Senyum merekah terlihat pada wajah en...